Sifat-Sifat Teori
Ekonomi
Ilmu ekonomi memiliki sifat atau ciri yang
dimiliki agar analisanya dapat menjadi syahih yaitu:
a. Variabel-variabel
b. asumsi-asumsi
c. Hipotesis
d. membuat ramalan
a. Variabel-variabel
Teori menunjukkan bagaimana berbagai hal
berkaitan satu sama lain. Atau teori
mengemuka-kan bagaimana perubahan suatu faktor mempengaruhi faktor
lainnya. Disebut VARIABEL,
yaitu suatu besaran yang nilainya dapat mengalami perubahan. CONTOH:
• Dalam
teori harga antara lain diterangkan permintaan dari para pembeli dan ini
dikenal sebagai hukum permintaan,
•
mengatakan
“kalau harga suatu barang berubah maka jumlah permintaan terhadap
barang itu juga berubah.
b. Asumsi-Asumsi
c. Hipotesis
Suatu PERNYATAAN mengenai bagaimana
variabel-variabel yang dibicarakan berhubungan satu sama lain.
(1) Hubungan
langsung, yaitu keadaan
di mana perubahan nilai-nilai variabel yang dibicarakan bergerak ke arah
yang bersamaan. Contoh: kalau pendapatan masyarakat bertambah maka
konsumsi akan bertambah.
(2) Hubungan
terbalik, yaitu apabila
nilai-nilai variabel yang dibicarakan berubah ke arah yang bertentangan.
Contoh: kenaikan harga yang menyebabkan permintaan menurun.
d. Membuat ramalan
Analisis kegiatan ekonomi dalam masyarakat:
(1) menerangkan
mengapa peristiwa-peristiwa tertentu berlaku dan apa yang menjadi penyebabnya
suatu peristiwa tersebut.
(2) menerangkan
bagaimana berfungsinya suatu perekonomian.
(3) Peramalan
dapat digunakan sebagai landasan dalam merumuskan langkah-langkah untuk
memperbaiki keadaan dalam perekonomian.
Alat-Alat
Analisis Dalam Ilmu Ekonomi
Hubungan Antara Variabel.
• Hukum
permintaan, yaitu “apabila harga mengalami perubahan maka jumlah barang yang
diminta juga akan mengalami perubahan”. • Contoh: Jumlah permintaan sejenis baju pada berbagai tingkat harganya. Berikut grafik dari jumlah permintaan tersebut:
|
Keadaan
|
Harga
(ribu
rupiah)
|
Jumlah
yang dibeli (unit)
|
|
A
|
50
|
300
|
|
B
|
40
|
400
|
|
C
|
30
|
600
|
|
D
|
20
|
1050
|
|
E
|
10
|
1800
|